Pel Bau Anyir Setelah Mengepel? Ini Penyebab dan Solusinya dari Rany Soetanto

Salah satu keluhan umum saat mengepel lantai adalah bau anyir yang muncul setelah selesai. Banyak yang mengira bau itu berasal dari air bekas pel atau sabun, padahal sebenarnya penyebab utamanya adalah pel itu sendiri yang tidak dibersihkan dengan benar. Rany Soetanto membagikan tips praktis untuk mengatasi masalah ini.

Kenapa Pel Bisa Bau Anyir?

Pel yang sering dipakai tanpa dibersihkan secara menyeluruh menjadi tempat berkembang biak bakteri dan jamur. Sisa air, kotoran, dan detergen yang tertinggal di serat pel menciptakan lingkungan lembap yang ideal bagi mikroorganisme. Bau anyir yang muncul sebenarnya adalah bau bakteri dan jamur yang sudah mengendap di dalam serat pel.

Faktor lain yang memperburuk kondisi ini adalah jenis pel rumbai yang sulit dikeringkan sempurna. Sisa air yang menggenang di bagian bawah pel semakin memperparah pertumbuhan bakteri.

Cara Membersihkan Pel agar Tidak Bau

Rany Soetanto menyarankan langkah-langkah berikut untuk menjaga kebersihan pel:

1. Cuci Bersih Setelah Dipakai

Setelah selesai mengepel, jangan langsung membiarkan pel begitu saja. Cuci pel dengan air mengalir dan sabun hingga bersih dari semua sisa kotoran dan detergen. Pastikan tidak ada residu yang tertinggal di serat pel.

2. Rendam dengan Campuran Wipol

Untuk rendaman terakhir pencucian pel, campurkan Wipol ke dalam air rendaman. Wipol berfungsi sebagai disinfektan yang membunuh bakteri dan jamur penyebab bau. Diamkan beberapa menit agar zat aktif Wipol bekerja optimal.

3. Jemur di Bawah Matahari

Setelah direndam dengan Wipol, jemur pel di bawah sinar matahari langsung. Sinar UV dari matahari membantu membunuh sisa bakteri dan mengeringkan pel secara menyeluruh. Pastikan pel benar-benar kering sebelum disimpan.

Pertimbangkan Ganti ke Flat Mop

Rany juga menyarankan untuk mempertimbangkan penggantian pel rumbai ke flat mop. Pel rumbai memiliki serat yang tebal dan sulit dikeringkan sempurna, sehingga lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri. Flat mop memiliki desain yang lebih tipis dan cepat kering, sehingga risiko bau anyir jauh lebih kecil.

Beberapa keunggulan flat mop dibanding pel rumbai:

  • Lebih cepat kering โ€” desain tipis memungkinkan pengeringan lebih efisien
  • Lebih mudah dicuci โ€” seratnya lebih mudah dibersihkan dari kotoran
  • Lebih higienis โ€” risiko pertumbuhan bakteri lebih rendah
  • Lebih efisien โ€” daya serap air yang baik dengan gerakan satu arah

Pencegahan Bau Pel di Masa Depan

Untuk mencegah bau pel kembali muncul, terapkan kebiasaan berikut:

  1. Selalu cuci pel segera setelah digunakan, jangan biarkan basah dalam waktu lama
  2. Rutin rendam dengan disinfektan minimal seminggu sekali meski pel masih terlihat bersih
  3. Jemur pel setiap selesai dipakai โ€” jangan biarkan pel lembap di dalam wadah
  4. Ganti pel secara berkala โ€” pel yang sudah terlalu tua sulit dibersihkan sempurna
  5. Gunakan air bersih untuk mengepel โ€” air yang sudah terlalu kotor justru menyebarkan bau

Dengan menerapkan tips dari Rany Soetanto ini, lantai rumah akan tetap bersih dan bebas dari bau anyir yang mengganggu. Kunci utamanya adalah menjaga kebersihan alat pel itu sendiri, bukan hanya kebersihan lantainya.

Source: Threads @irwanfauzii โ€” pertanyaan asli | Reply @rany_soetanto โ€” jawaban