Ada noda yang tidak bisa diangkat sabun cuci piring, tidak juga cairan pel lantai: sisa lem sticker, bekas busa double tape, dan lapisan lengket yang menempel di permukaan. Untuk jenis kotoran inilah Rany Soetanto menyebut satu produk yang menurutnya “harus dimiliki di rumah” β degreaser DeSolvit. Di unggahan Threads-nya, 28 Oktober 2026, dia menulis:
“Salah satu yang harus dimiliki dirumah adalah degreser DeSolvit ini. Natural citrus base jadi bukan harsh chemical. Bisa dipake menghilangkan banyak noda, aman juga penggunaan untuk di dapur dan bisa untuk mengangkat noda sticker plastik, sticker busa & noda lengket lainnya.”
Unggahan itu sudah dilihat lebih dari 2.800 kali dalam dua jam, dan di kolom komentar sudah ada warga yang menulis “mau kakk” β langsung dibalas Rany: “Ok kak, yuukk DM π«ΆπΌπ«ΆπΌ”.
Kenapa degreaser, bukan pembersih biasa
Degreaser bekerja pada lapisan minyak dan lem, bukan pada debu atau tanah biasa. Karena itu Rany menempatkannya sebagai pembersih “serba bisa” untuk kasus yang sering bikin repot: sticker plastik yang sobek dan menyisakan lem, sticker busa yang biasanya menempel di kaca, keramik, atau badan kulkas, serta noda lengket lain hasil plester, label harga, atau perekat yang mengering. Poin yang dia tekankan: basisnya natural citrus β jadi bukan harsh chemical, dan menurutnya tetap aman dipakai di area dapur, tempat peralatan makan dan permukaan makanan bersentuhan.
Klaim “aman untuk dapur” itu sejalan dengan yang tercetak di kemasannya. Dari foto yang dia unggah terlihat lima botol De-Solv-it berukuran 125 ml dengan label Multi-Purpose Cleaner dan Sticky Spot & Stain Remover, berlabel Natural Citrus Base serta Food Safe. Jadi pemakaiannya memang diposisikan untuk permukaan yang berhubungan dengan makanan β bukan hanya lantai atau kamar mandi.
Yang tertulis di kemasan β termasuk peringatannya
Foto itu juga memperlihatkan panel peringatan di badan botol, dan bagian ini penting supaya tidak salah pakai. Labelnya menyebut produk ini cairan mudah terbakar, dapat berakibat fatal jika tertelan dan masuk ke saluran napas, dapat menyebabkan iritasi kulit dan reaksi alergi kulit, serta menyebabkan iritasi mata. Instruksi di label: baca dan ikuti semua petunjuk, jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Artinya, meski berbasis jeruk dan food safe untuk permukaan dapur, produk ini tetap bahan kimia rumah tangga yang perlu diperlakukan dengan hati-hati: jangan disimpan dekat sumber panas atau api, jangan disemprot ke arah mata, pakai di ruangan berventilasi, dan cuci tangan setelah dipakai. Untuk kulit sensitif, sarung tangan karet adalah kebiasaan yang lebih aman β hal yang sama yang selalu Rany ingatkan ketika berurusan dengan bahan pembersih yang lebih keras.
Cara pakai dan batasannya
Di utas ini Rany belum menuliskan langkah rinci pemakaian DeSolvit untuk sticker dan noda lengket β dia hanya menyebut fungsi dan keamanannya. Metode yang pernah dia tulis sebelumnya, untuk noda di granit kamar mandi, adalah cara paling sederhana yang bisa diikuti: semprotkan DeSolvit pada area bernoda, gosok dengan magic sponge, bilas dengan air bersih, lalu keringkan (lihat artikel DeSolvit: Hilangkan Noda di Granit Kamar Mandi).
Untuk sisa lem sticker, urutan yang wajar dan masih sejalan dengan pengalamannya di utas-utas lain: semprot, diamkan beberapa menit supaya citrus bekerja melunakkan perekat, baru digosok dengan kain microfiber atau sponge β jangan dikeruk dengan benda tajam yang bisa melukai permukaan. Pada permukaan berwarna atau berlapis (kayu finishing, vinyl, akrilik), selalu uji dulu di bagian tersembunyi, karena pelarut tetap bisa memudarkan warna kalau didiamkan terlalu lama. Untuk bekas lakban dan double tape di lantai, Rany punya jalur lain yang sudah terbukti: STR atau CIF disemprot lalu didiamkan 5 menit sebelum digosok microfiber.
Harga, stok, dan pertanyaan yang masih menggantung
Di kolom komentar Rany mencantumkan harga: Rp150 ribu per botol ukuran 125 ml, dengan stok yang dia bawa hanya 5 botol β pemesanan lewat DM. Ukuran 125 ml ini cukup kecil untuk produk pelarut, jadi wajar kalau pemakaiannya diarahkan ke noda titik, bukan untuk mengepel area luas.
Satu pertanyaan warga di utas yang sama belum terjawab saat artikel ini ditulis: @azkadinaais menanyakan lantai keramik model lama yang setelah dipel masih terasa ada sisa cairan, dan kalau diduduki terasa kotor. Kasus itu biasanya bukan soal noda membandel, melainkan sisa lapisan pel atau deterjen yang mengering di permukaan berpori β topik yang berbeda dari DeSolvit dan akan dibahas terpisah begitu Rany menjawab. Yang jelas, dari utas ini satu hal sudah pasti: untuk lem dan sisa lengket, Rany memilih degreaser berbasis citrus ketimbang mengeruknya dengan tenaga.
Tambahan (4 November 2026): bekas sticker yang ikut tercuci di baju
Kasus baru yang dijawab Rany 3 November 2026 memperluas jangkauan produk ini ke pakaian. @yousra.benazir bertanya: “Kak rany,,bekas sticker yg ke cuci gini gimana ngilanginnya ya π₯Ί” β sticker yang tertempel di baju lalu ikut masuk mesin cuci dan meninggalkan bekas perekat setelahnya. Jawaban Rany singkat dan tanpa syarat: “Pakein Desolvit kak. Nanti hilang stickernya.”
Jawaban itu konsisten dengan peran DeSolvit yang sudah dibahas di atas: perekat bukan kotoran yang bisa diangkat sabun cuci biasa, jadi pelarut citrus-lah yang bekerja. Yang perlu ditambahkan khusus untuk kasus pakaian β informasi yang tidak muncul di utas ini, melainkan dari label produk: DeSolvit tergolong cairan mudah terbakar dan bisa menyebabkan iritasi kulit. Untuk diaplikasikan ke kain, semprotkan secukupnya ke bekas perekat, diamkan beberapa menit, lalu gosok lembut dengan kain β jangan dikeruk benda tajam yang bisa merusak serat. Uji dulu di bagian dalam pakaian yang tersembunyi karena pelarut bisa memudarkan warna pada kain tertentu, dan cuci tangan setelah selesai.
Source: Threads @rany_soetanto β unggahan asli DeSolvit | Komentar @jcingcing_ β “mau kakk” | Jawaban @rany_soetanto β “Ok kak, yuukk DM” | Harga & slide kedua β Rp150 ribu/125 ml | Pertanyaan @yousra.benazir β bekas sticker di baju | Reply @rany_soetanto β jawaban 4 Nov 2026