Tube Clean Mesin Cuci Pakai Sulfamic Acid: Takaran 100 Gram untuk Mesin 10 Kg

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul soal perawatan mesin cuci adalah: saat menjalankan mode Tub Clean (membersihkan tabung), apakah harus pakai cairan atau serbuk khusus, atau cukup air saja? Itulah yang ditanyakan @faqiehy di Threads, lengkap dengan foto panel mesin cucinya yang memperlihatkan pilihan program Tub Clean di antara Delicates, Hand/Wool, Duvet, dan Quick 30.

Pertanyaannya sederhana: “Kalo Tube Clean Mesin cuci pada pake cairan / serbuk khsusu ga? Atau malah cuma pake air aja?”

Jawaban Rany: Pakai Sulfamic Acid

Rany Soetanto tidak menyarankan produk pembersih mesin cuci yang dijual khusus. Jawabannya justru bahan yang sudah dikenal di artikel-artikel lain di situs ini:

“Hi kak, bisa pake Sulfamic acid, PH nya netral ini yang biasa dipake di kolam renang. Nanti pake ini kerak2nya luntur semua. Zat aktif ini aman untuk mesin cuci dan dishwasher.” โ€” @rany_soetanto

Alasannya masuk akal. Kerak yang menumpuk di dinding tabung mesin cuci bukan kotoran biasa, melainkan endapan deterjen, sisa pelembut, dan mineral air keras yang mengeras berlapis-lapis. Sulfamic acid (asam sulfamat) bekerja secara kimia untuk melarutkan endapan mineral itu, sehingga keraknya luruh sendiri tanpa perlu digosok. Karena pH-nya netral dan zat aktifnya sudah biasa dipakai di instalasi air, bahan ini dianggap aman untuk bagian dalam mesin cuci maupun dishwasher.

Takaran: 100 Gram untuk Mesin 10 Kg

Begitu Rany menyebut sulfamic acid, pertanyaan berikutnya langsung mengalir โ€” salah satunya dari @ramonivandy: “Takarannya berapa kaa?” Rany memberi patokan yang jelas berdasarkan kapasitas mesin:

“Tergantung kapasitas mesin cucinya. Mesin cuciku 10 kilo, biasa aku masukin 100 gram di set mode tub clean air panas biar butiran sulfamic acidnya larut.” โ€” @rany_soetanto

Dari situ @ramonivandy menyimpulkan patokan praktisnya: 1 kg kapasitas mesin = 10 gram sulfamic acid. Artinya mesin 7 kg sekitar 70 gram, mesin 8 kg sekitar 80 gram, dan seterusnya. Rany menambahkan satu catatan penting soal jenis mesin cuci:

“Mesin cuci front load kalo Tub clean kan airnya gak penuh ya kak. Gak nyampe setengah tabung. Kalo mesin cuci top load kan penuh, jadi utk top load harus lebih banyak.” โ€” @rany_soetanto

Jadi patokan 10 gram per kilogram itu berlaku untuk mesin front load, di mana mode Tub Clean hanya memakai sedikit air. Pada mesin top load, tabungnya terisi penuh sehingga konsentrasi bahan jadi lebih encer โ€” karena itu jumlahnya perlu ditambah agar hasilnya setara.

Cara Pakai dan Catatan dari Warganet

Ringkasnya: masukkan sulfamic acid sesuai takaran, jalankan mode Tub Clean dengan air panas supaya butirannya larut sempurna, lalu biarkan siklus berjalan sampai selesai dan lap bagian dalam tabung dengan kain bersih.

Di utas yang sama, warganet berbagi cara masing-masing:

  • @hanumyrah menjalankan mode tube clean, lalu memasukkan asam sulfamat saat air sudah terisi hampir penuh, dengan konsentrasi sekitar 10%, dan mengelap bagian dalam mesin cuci setelah selesai.
  • @iniariefya, yang menjalankan usaha laundry, melakukan tube clean seminggu sekali memakai wipol dicampur citrun, sambil menyikat bagian karetnya. Untuk jamur, dia mengoleskan bayclean pakai kuas, diamkan 5 menit, lalu disikat. Peringatannya: jangan overload โ€” mesin 15 kg sebaiknya dipakai untuk cucian 8 kg saja agar tidak cepat rusak dan cucian tetap bersih.
  • @vctrprbd memakai serbuk sparclean dan ingin mencoba produk dari Dettol.
  • @adriansbgs memakai serbuk khusus untuk mengangkat kerak setiap 1 bulan atau 40 siklus, mengikuti buku manual.
  • @randyopandhoe menyarankan cuci kosong tanpa sabun apa pun, plus overhaul 6 bulan sekali, paling lama 1 tahun.
  • Ada juga yang memilih air saja (@dhimasaldho, @ambarwati_dz) dengan rutin setiap 2 pekan, sambil menyikat lubang output bawah. Sementara @marcellatunru mengaku mendapat saran dari teknisi LG: sebaiknya tidak memakai apa pun.

Pertanyaan yang Belum Dijawab

Beberapa pertanyaan lanjutan di utas ini belum sempat dijawab Rany saat artikel ini ditulis, jadi kami catat apa adanya agar tidak salah kutip:

  • @momandcoffee_, @hello_iam_dewi, dan @deetobs menanyakan apakah sulfamic acid tetap bekerja tanpa air panas, dan apakah boleh dilarutkan dulu sebelum dituang.
  • @mommyantares dan @fanlyyolanda belum punya mesin dengan mode Tub Clean atau warm.
  • @ardyaaa_ dan @octavianyratna menanyakan apakah bubuknya dimasukkan ke dispenser deterjen atau ditabur langsung ke dalam tabung.
  • @_meiless menanyakan apakah cara ini juga berlaku untuk mesin cuci top load.
  • @adhityapz menawarkan alternatif perkarbonat untuk noda hitam di mesin cuci.

Koreksi soal pH: Warganet Membantah

Sejak artikel ini terbit, utasnya berkembang jadi diskusi keamanan. @wdyulsr membantah angka pH yang dikutip di atas: menurutnya sulfamic acid tidak netral, melainkan asam (sekitar pH 1โ€“2), dan dia menyarankan citric acid sebagai alternatif yang lebih lembut. Rany menanggapinya dengan membagikan foto produk descaler yang dipakainya โ€” kemasannya mencantumkan kadar bahan aktif di atas 90% sulfamic acid plus peringatan bahaya โ€” dan menjelaskan bahwa di tempat kerjanya bahan itu dipakai rutin tiap minggu selama tujuh tahun untuk mesin cuci, dishwasher, kolam renang, dan toilet, lengkap dengan safety data sheet.

Poin praktisnya: bahan ini memang asam, dan itu justru alasan kerak mineral luruh. Yang membuatnya aman adalah takaran yang tepat, dibilas tuntas, alat pelindung dipakai, dan tidak dicampur pembersih berbahan klorin. Pembahasan lengkapnya โ€” termasuk saran menjalankan satu siklus bilas tambahan setelah tub clean agar tidak ada residu yang menempel ke pakaian โ€” ada di artikel: “Sulfamic Acid Itu Asam, Bukan Netral” โ€” Bantahan Warganet soal Keamanan untuk Mesin Cuci.

Yang Perlu Diingat

  • Takaran: sekitar 10 gram sulfamic acid per 1 kg kapasitas mesin (patokan 100 gram untuk mesin 10 kg).
  • Air panas: jalankan mode Tub Clean dengan air panas supaya butiran sulfamic acid larut sempurna.
  • Front load vs top load: mesin top load terisi air penuh, jadi butuh takaran lebih banyak daripada front load.
  • Keamanan: pakai sarung tangan, kerjakan di tempat yang ventilasinya baik, dan jangan mencampur bahan asam dengan pembersih berbahan klorin/bleach.
  • Jangan overload saat mencuci โ€” ini penyebab utama tabung cepat kotor dan mesin cepat rusak.

Sulfamic acid di sini berperan ganda: bukan hanya untuk kerak toilet dan wajan, tapi juga untuk merawat tabung mesin cuci agar bebas kerak deterjen dan bau apek.


Source: Threads @faqiehy โ€” pertanyaan asli (tube clean mesin cuci pakai apa) | Reply @rany_soetanto โ€” “bisa pake Sulfamic acid, PH nya netral… aman untuk mesin cuci dan dishwasher” | Takaran: @ramonivandy bertanya dan Reply @rany_soetanto โ€” “100 gram di set mode tub clean air panas” | Catatan front load vs top load: @ramonivandy + Reply @rany_soetanto | Tambahan warganet: @hanumyrah (konsentrasi 10%), @iniariefya (wipol + citrun, bayclean untuk jamur, jangan overload), @vctrprbd, @adriansbgs, @randyopandhoe, @marcellatunru (saran teknisi LG)

Media postingan Tube Clean Mesin Cuci Pakai Sulfamic Acid: Takaran 100 Gram untuk Mesin 10 Kg