Wajan stainless steel yang menghitam dan berkerak setelah dipakai memasak adalah salah satu pemandangan yang paling bikin panik di dapur. Itulah yang dialami @yolanda.katiga. Dia mengunggah foto bagian dalam wajannya yang penuh lapisan kerak cokelat kehitaman, lalu menandai Rany Soetanto dengan pertanyaan lugas: “kak @rany_soetanto pliss wajan stainless aku jadi kayak gini, bersihinnya pake apa ya.”
Jawaban Rany: Rendam Sulfamic Acid, Baru Gosok CIF
Rany menjawab dengan dua langkah yang urutannya tidak boleh dibalik:
“Hi Kak, rendam sama Sulfamic Acid alias asam sulfamat, nanti setelah itu keraknya pada copot. Baru deh gosokin pake CIF yaa. Selamat mencoba yaa” โ @rany_soetanto
Kuncinya ada di kata rendam. Sulfamic acid (asam sulfamat) adalah bubuk asam lemah yang biasa dipakai untuk mengangkat kerak mineral dan endapan keras. Karena bekerja secara kimia, dia melelehkan kerak lebih dulu sehingga lapisan gosong itu luruh sendiri โ bukan diikis paksa dengan tenaga. Setelah kerak mengendur, barulah CIF dipakai sebagai tahap akhir untuk mengangkat sisa noda dan mengembalikan kilap permukaan stainless.
Kenapa Bukan Langsung Digosok Keras
Kerak gosong di wajan stainless biasanya berlapis-lapis: sisa makanan yang terbakar, minyak yang mengkarbon, lalu mineral yang mengendap. Kalau langsung digosok dengan sabut kawat, yang habis lebih dulu justru permukaannya โ muncul goresan halus yang justru bikin sisa masakan berikutnya makin gampang menempel. Karena itu urutan rendam duluโgosok kemudian jauh lebih aman, baik untuk wajan maupun untuk tangan yang menggosok.
Saat memakai sulfamic acid, beberapa hal sebaiknya diperhatikan: pakai masker dan sarung tangan, kerjakan di tempat yang ventilasinya baik, dan jangan mencampurnya dengan pembersih berbahan klorin. Cukup taburkan atau larutkan sesuai petunjuk kemasan, rendam, lalu bilas sampai bersih sebelum wajan dipakai memasak lagi.
Tambahan dari Warganet
Di utas yang sama, @mommybunayya menawarkan alternatif untuk kerak jenis lain: baking soda yang dimasak bersama air sampai airnya menyusut, lalu digosok. Metode itu pas untuk kerak sisa memasak seperti ubi cilembu. Tapi dia langsung memberi peringatan begitu tahu kronologi @yolanda.katiga โ “waduh jangan ditinggal kak” โ karena wajan yang dibiarkan sampai kering justru membuat keraknya makin mengeras dan menempel. Beberapa warganet lain, seperti @aulia_200316, ikut membagikan tautan produk sulfamic acid dan CIF yang mereka pakai.
Yang Perlu Diingat
- Rendam dulu, gosok kemudian โ jangan langsung mengerahkan tenaga ke kerak yang masih keras.
- Jangan pakai sabut kawat pada stainless steel; pakai sabut cuci piring atau pad anti gores.
- Bilas sampai benar-benar bersih setelah memakai bahan asam, supaya tidak ada sisa yang tertinggal di permukaan yang dipakai memasak.
- Keringkan dengan microfiber setelah dibilas agar tidak muncul bercak air.
Untuk kasus @yolanda.katiga, resep akhirnya sederhana: rendam dengan sulfamic acid, tunggu keraknya copot, lalu gosok pakai CIF.
Tindak Lanjut Utas
Beberapa jam setelah bertanya, @yolanda.katiga kembali ke utas untuk berterima kasih โ "kak rany mksih bnyk yaaaa ๐๐๐" โ dan Rany membalas, "Masama kak, sungguh aku phobia banget liat bintik2 di pancinya ๐ญ๐ญ๐ญ". Yolanda lalu mengakui akar masalahnya: "iya ihh, nyesel bgt pake acara d tinggal2 tdiii" โ wajannya memang ditinggal dalam keadaan kotor. Pengakuan itu persis kronologi yang tadi diperingatkan @mommybunayya ("waduh jangan ditinggal kak"): kerak yang dibiarkan akan mengeras dan makin sulit diangkat, sekalipun bahannya sudah benar. Jadi selain memilih bahan yang tepat, kunci utamanya adalah jangan tunda pencucian wajan setelah memasak.
Source: Threads @yolanda.katiga โ pertanyaan asli (wajan stainless berkerak gosong) | Reply @rany_soetanto โ “rendam sama Sulfamic Acid… baru deh gosokin pake CIF” | Tambahan warganet: @mommybunayya (baking soda + air dimasak sampai susut, jangan ditinggal) dan @aulia_200316 (tautan produk) | Tindak lanjut: @yolanda.katiga terima kasih + pengakuan "ditinggal" dan Reply @rany_soetanto