Setrika adalah salah satu aktivitas rumah tangga yang paling banyak dikeluhkan orang. Ribet, makan waktu, dan bikin pegal. Tapi ternyata ada produk yang bisa bikin baju rapi tanpa harus setrika: crease releaser. Produk ini mungkin masih terdengar asing di telinga banyak orang, padahal sudah lama digunakan oleh Rany Soetanto untuk mempermudah urusan pakaian sehari-hari.
Crease releaser adalah semprotan yang fungsinya meluruskan serat baju yang kusut. Cara pakainya simpel: semprotkan ke baju yang sudah dicuci dan kering, lalu biarkan beberapa menit. Baju yang tadinya kusut akan lebih rapi dan licin tanpa perlu disetrika. Produk ini bekerja dengan cara melembabkan serat kain secara mikroskopis sehingga lipatan dan kerutan bisa rata dengan sendirinya.
Rany Soetanto sendiri sudah gak pernah menyetrika lagi semenjak menggunakan crease releaser. Produk yang paling sering ia gunakan adalah Lenor crease releaser. Selain untuk baju, Lenor juga bisa digunakan untuk semprot kasur, sofa, dan karpet. Wanginya enak dan tahan lama, bikin baju cepet licin saat disemprot. Rany menyarankan untuk menyemprotkan sebelum baju dimasukkan ke dryer agar hasilnya lebih optimal.
Selain Lenor, ada juga produk lokal yang Rany rekomendasikan, yaitu semprotan Mawar. Mawar ini sudah dipakai Rany sejak dulu dan punya dua varian favorit. Fungsinya hampir sama: bikin baju licin saat disemprot dan bisa juga digunakan untuk menyetrika. Bedanya, Mawar lebih familiar di pasaran Indonesia dan harganya lebih terjangkau dibanding Lenor.
Tips penggunaan crease releaser: semprotkan secara merata ke seluruh permukaan baju, fokuskan ke bagian yang paling kusut seperti kerah, lengan, dan lipatan. Jangan terlalu banyak menyemprot karena bisa bikin baju lembab. Cukup satu atau dua semprotan per bagian, lalu biarkan beberapa menit sebelum dipakai. Hasilnya, baju akan terlihat rapi dan profesional tanpa perlu menghabiskan waktu berjam-jam di depan setrika. Untuk kain yang lebih tebal seperti jas atau blazer, bisa semprotkan sedikit lebih banyak dan biarkan lebih lama agar serat benar-benar lurus.
Tambahan (4 November 2026): seragam kerja tanpa setrika dan stok sharing 10 botol
Empat belas bulan setelah artikel ini terbit, Rany kembali membuktikan klaimnya dengan foto seragam kerja suami yang baru saja dicuci. Di unggahan 3 November 2026 dia menulis: “Baju seragam kerja suami yang kusut bisa rapih dalam sekejap tanpa perlu disetrika.” Di karpet terlihat kemeja kerja kuningβnavy bermotif pita reflektif yang memang masih berserakan lipatannya β hasil justru dicapai tanpa menyentuh setrika. Rutinitasnya tetap sama dengan yang sudah dibahas di artikel ini: “cukup semprot, kibas dan usap aja, urusan baju, celana, sprei bisa rapih.”
Unggahan itu juga menjadi tempat Rany membuka pesanan produknya sendiri. Ketika warganet bertanya “Pakai apa mba Rany?” dan “Semprot pake apaaa kaak?”, jawabannya konsisten: “Aku punya 10 botol sharing, masing-masing pake botol spray 100ml. Harga 125 ribu. Kalo minat langsung DM, ready tanggal 24 Nov yaa.” Balasan yang sama diulang untuk yang menitip (“Nitip”, “Aku mau dong”), lengkap dengan “First Pay, First Get” β siapa yang DM lebih dulu, dia yang kebagian. Jadi kalau membaca artikel ini dan ingin mencoba, jalurnya adalah DM langsung ke akun Rany, bukan marketplace.
Satu pertanyaan yang muncul di utas ini dan perlu dijawab terpisah: baju bahan knit yang mendadak melar (“lowor”) setelah dikeringkan mesin cuci. Jawaban Rany tegas: “gak bisa lagi kalo udah melar. Baju knit harus masuk laundry bag dulu baru bisa dicuci dengan mesin” β bahannya sudah tidak kembali ke bentuk semula, jadi pencegahanlah yang menentukan. Kasusnya dibahas lebih lanjut di artikel Tips Pakai Dryer Heat Pump agar Baju Tidak Rusak.
Source: Threads @p0tatooesss β pertanyaan asli | Reply @rany_soetanto β jawaban | Post @rany_soetanto β seragam kerja & stok sharing 4 Nov 2026 | Balasan @rany_soetanto β jawaban “pakai apa”